Lompat ke konten

Vitamin Serta Mineral Penting untuk Ibu Hamil

/ Diverifikasi oleh: dr. Dewi Puspasari

Vitamin dan Mineral Penting untuk Ibu Hamil

Ketika sedang hamil, tubuh memerlukan asupan vitamin dan juga nutrisi yang cukup untuk menunjang kesehatan selama kehamilan. Sebab, janin dalam kandungan memerlukan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama vitamin dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat maupun suplemen khusus ibu hamil.

Jenis Vitamin yang Penting untuk Kehamilan

Selama kehamilan, ibu memerlukan beberapa jenis asupan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Maka, berikut merupakan jenis-jenis vitamin yang dibutuhkan oleh ibu selama kehamilan:

Vitamin A

Ketika sedang hamil, tubuh menjadi cepat lelah padahal hanya melakukan aktivitas yang ringan. Selain itu, daya tahan tubuh juga lebih lemah sehingga ibu lebih sering merasa letih dan merasa tidak enak badan. Oleh karena itu, vitamin A dibutuhkan selama kehamilan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Tidak hanya membantu meningkatkan sistem imun, vitamin A selama kehamilan dapat membantu menghindarkan janin dari cacat saat kelahiran nanti. Selain dalam bentuk suplemen, vitamin A dapat ditemukan pada daging ayam, bayam, wortel, pepaya, tomat, dan lainnyaa.

Vitamin B Kompleks

Asupan vitamin B kebutuhannya akan meningkat selama kehamilan karena vitamin B kompleks memiliki peran penting untuk tumbuh kembang janin. Vitamin B kompleks yang terdiri dari B1, B2, B3, B6, B9, dan B12 ini juga penting untuk mengurangi mual akibat morning sickness dan memperbaiki sistem metabolisme tubuh. Kebutuhan vitamin B kompleks ini dapat dipenuhi dari suplemen, lobak, wortel, kentang, brokoli, sawi hijau, kol, jeruk, dan lainnya.

Vitamin C

Vitamin C pada ibu hamil juga membantu dalam meningkatkan kekebalan tubuh, membantu penyerapan zat besi pada tubuh, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, mengurangi resiko infeksi setelah melahirkan, serta menghindarkan ibu dari berbagai macam penyakit. Selain itu, ketersediaan vitamin C yang cukup dapat membantu pembentukan kolagen yang berfungsi untuk pembentukan tulang, persendian, dan kulit pada sang buah hati. Vitamin C ini dapat ditemukan pada suplemen dan berbagai macam buah, misalnya jeruk, stroberi, mangga, kentang, paprika, kiwi, dan apel.

Vitamin D

Vitamin D diperlukan selama kehamilan sebagai asupan nutrisi untuk mempertahankan kesehatan tulang ibu hamil dan membantu pembentukan ulang serta tgigi pada calon bayi karena membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Sinar matahari pagi sangat baik untuk memenuhi asupan vitamin D, sebab sinar matahari pagi dapat membantu mengaktifkan vitamin D dan enzim dalam tubuh. Selain itu, kebutuhan vitamin D juga dapat diperoleh melalui suplemen, ikan, kacang-kacangan, susu sapi, gandum, jamur, dan minyak hati ikan kod.

Vitamin E

Kebutuhan vitamin E bagi tubuh ibu hamil dan janin juga sangat penting. Vitamin E merupakan antioksidan yang berfungsi dalam menangkal radikal bebas dan efek buruk dari paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kecacatan pada bayi ketika lahir. Asupan kebutuhan vitamin E dapat diperoleh dari suplemen, almond, ikan salmon, kiwi, alpukat, dan kacang-kacangan.

Asupan Mineral untuk Ibu Hamil

Kebutuhan vitamin selama masa kehamilan memang penting. Namun, ibu hamil juga perlu memperhatikan asupan mineral dalam tubuh selama masa kehamilannya. Ini adalah beberapa vitamin yang diperlukan oleh tubuh selama masa kehamilan:

Asam folat vitamin. Zat besi bisa masuk mineral. Cairan juga penting ya, harus cukup. Nah kalau minumnya air mineral biasanya udah ada kandungan mineral nya.

Sebenernya mineral lain banyak jg yg dibutuhkan, cm mau dijabarin apa engga. Intinya buat penuhi vitamin dan mineral harus makan dengan gizi seimbang. Karena mereka banyak terdapat di sayur, buah, daging tp jumlahnya biasanya sedikit.

Asam folat merupakan bagian dari vitamin B yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, perkembangan saraf, sintesis DNA, dan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Kebutuhan asam folat yang terpenuhi dapat membantu menurunkan resiko cacat lahir, membantu perkembangan saraf dan otak, serta menghindarkan dari kelainan jantung pada bayi.

Para calon ibu yang sedang menjalankan program kehamilan disarankan untuk mengkonsumsi asam folat sedini mungkin untuk kesehatan janin yang akan dikandungnya nanti. Asam folat ini dapat ditemukan pada sayur-sayuran hijau, gandum, jeruk, kacang-kacangan, dan suplemen.

Zat Besi

Mineral lain yang sangat dibutuhkan selama kehamilan adalah zat besi. Kebutuhan zat besi selama kehamilan meningkat hingga 45 persen dari kebutuhan sebelumnya. Zat besi merupakan salah satu komponen penting penyusun hemoglobin pada sel darah merah, yang sangat penting dalam membantu memasok oksigen pada bayi melalui plasenta untuk pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati di dalam kandungan.

Ibu hamil yang mengalami kekurangan zat besi akan menyebabkan anemia atau kurang darah, di mana hal ini akan berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin karena darah memasok oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal selama proses kehamilan. Asupan zat besi dapat diperoleh melalui suplemen, hati ampela, ikan, daging merah, unggas, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran.

Seberapa Penting Vitamin untuk Ibu Hamil?

Vitamin sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian yang meningkat selama proses kehamilan. Vitamin dan mineral sebagai mikronutrien memiliki peran penting dalam tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu hamil guna menghindari berbagai resiko kesehatan. 

Vitamin juga dapat menjaga ibu agar tetap sehat dan fit selama beraktivitas meskipun dalam kondisi mengandung. Hal ini karena selama kehamilan daya tahan tubuh lebih rendah, ibu lebih sering merasa letih, dan pada beberapa orang nafsu makan berkurang sehingga asupan gizinya juga berkurang. 

Kondisi Kehamilan yang Memerlukan Vitamin Tambahan

Vitamin bagi ibu hamil memang sangat penting untuk dikonsumsi. Apalagi ketika ibu yang sedang mengandung dalam kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskannya mengkonsumsi vitamin tambahan untuk menambah nutrisi dan menunjang kesehatannya. Berikut ini merupakan kondisi kehamilan yang membutuhkan tambahan vitamin:

Kekurangan Nutrisi

Selama masa kehamilan, seringkali ibu mengalami kekurangan nutrisi. Terutama ketika tidak memperhatikan asupan gizi dan/atau nutrisi makanan seperti contohnya dalam rangka diet sebelum menikah. Memperbaiki kekurangan nutrisi ini sangat penting, misalnya seperti asam folat untuk menghindari kondisi cacat saat bayi lahir.

Diet Khusus atau Alergi

Mungkin Anda sedang mengikuti diet khusus selama kehamilan karena indikasi medis tertentu, atau mungkin memiliki alergi atau intoleran terhadap makanan-makanan tertentu? Beberapa ibu hamil yang sedang dalam kondisi ini juga memerlukan asupan vitamin tambahan untuk mencegah defisiensi nutrien.

Merokok

Merokok merupakan hal yang harus dihindari selama kehamilan karena berpotensi membahayakan janin dalam kandungan. Jika ibu selama kehamilan merokok maupun terpapar rokok, diperlukan peningkatan asupan vitamin C dan folat. Sebaiknya ibu hamil tidak merokok ataupun menghirup asapnya selama kehamilan. Hindarilah para perokok aktif.

Kehamilan Ganda

Beberapa ibu mungkin mengalami kehamilan ganda, yaitu kondisi kehamilan di mana ibu mengandung lebih dari satu bayi dalam kandungan. Hal ini menyebabkan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi supaya ibu dan bayinya tetap dalam keadaan sehat.

Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum merupakan kondisi ketika ibu hamil mengalami mual dan muntah hebat, sehingga rentan mengalami kekurangan nutrisi, pengurangan berat badan, dan gangguan pada organ tubuh tertentu.

Methylenetetrahydrofolate Reductase (MTHFR)

MTHFR adalah jenis mutasi genetik di mana gen dapat mengubah folat menjadi bentuk lain pada tubuh. Pada kondisi seperti ini, ibu hamil memerlukan vitamin untuk mencegah terjadinya komplikasi pada sistem tubuh.

Nah, itulah pentingnya kebutuhan vitamin untuk ibu selama kehamilan. Selain vitamin selama masa kehamilan, kebutuhan mineral juga sangat penting untuk menunjang kesehatan ibu maupun bayi yang ada dalam kandungan. Pastikan selama kehamilan, asupan nutrisi harus terpenuhi secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.