Lompat ke konten

Sering Merasa Insecure? Lakukan 10 Hal Ini untuk Mengatasinya

/ Diverifikasi oleh: Tim Better Parent

Cara Mengatasi Insecure

Sering merasa insecure berlebihan, perlu diketahui penyebab sekaligus cara mengatasinya. Definisi dari insecure itu sendiri adalah perasaan ketika seseorang tidak nyaman karena merasa cemas, tidak aman seperti merasa terancam, serta adanya perasaan tak mampu menerima diri sendiri.

Beberapa penyebab seseorang mengalami insecure, antara lain akibat adanya kegagalan atau penolakan, sehingga mempengaruhi suasana hati dan kepercayaan diri yang mengakibatkan munculnya perasaan tidak bahagia. Munculnya perasaan insecure juga dapat dipengaruhi oleh kecemasan sosial karena sering dinilai buruk oleh orang lain, sehingga takut untuk menjalin interaksi sosial. Selain itu, bisa jadi muncul karena adanya sifat perfeksionis dalam diri, jadi ketika suatu hal tak berjalan sesuai keinginan, justru membuat kecewa dan terus menyalahkan diri sendiri.

Perasaan insecure berlebihan ini harus segera diatasi. Hal ini karena jika dibiarkan terlalu lama dapat menimbulkan gangguan mental seperti depresi, anxiety disorder, borderline personality disorder (BPD), bahkan gangguan makan dan tidur.

Jika Anda sering merasa insecure, sebaiknya lakukan hal-hal di bawah ini untuk mengatasinya.

1. Bangun Pikiran Positif

Sering berpikiran negatif terhadap seseorang ataupun sesuatu yang sedang dihadapi akan berdampak tak baik bagi suasana hati seseorang. Sebab, pikiran negatif terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi akan menimbulkan rasa tidak nyaman hingga takut untuk melakukan sesuatu.

Maka dari itu, membangun pikiran positif sebaiknya Anda lakukan saat sedang merasa insecure. Berpikir positif terhadap segala sesuatu mampu mengurangi perasaan kecewa dan menyalahkan diri sendiri.

Setiap orang memang berbeda-beda ketika sedang menghadapi suatu masalah atau kejadian, ada yang tetap santai karena bisa melawan pikiran negatif dan ada pula yang mudah cemas karena takut akan kegagalan. Namun, tetap berusahalah untuk melawan pikiran negatif supaya Anda tidak terkurung dalam rasa bersalah, kecemasan berlebih, ketidaknyamanan, maupun rasa tidak aman. Cobalah mengambil sisi baik dari setiap peristiwa, perlahan kurangi rasa takut untuk mencoba atau saat menghadapi segala sesuatu.

2. Fokus Belajar Melakukan Self Love

Belajar mencintai diri atau self love membutuhkan proses untuk dapat percaya sekaligus menerima apapun keadaannya. Kurangnya perasaan mencintai diri atau self love ini biasanya timbul akibat terlalu sering melihat kelebihan pada orang lain tetapi terlalu fokus pada kekurangan sendiri.

Ketika Anda sedang merasa insecure, cobalah belajar untuk melakukan self love atau mencintai diri. Dengan begitu, Anda dapat lebih memahami kepribadian yang dimiliki. Daripada fokus melihat orang lain, cobalah fokus untuk menggali potensi pada diri sekaligus menemukan sesuatu yang disukai agar bisa berkembang.

3. Lakukan Apa Saja yang Membuat Bahagia

Insecure bukan berarti sebuah alasan untuk tidak bahagia. Setiap manusia pasti ingin menemukan kebahagiaannya walau dengan hal-hal sederhana sekalipun. Maka, Anda pun pantas mendapatkannya dengan melawan rasa insecure yang mengganggu ketenangan batin.

Cobalah untuk lebih memprioritaskan sesuatu yang mungkin membuat Anda lebih fokus terhadap diri sendiri, tetapi juga menyenangkan ketika dilakukan. Melakukan hal apapun yang disukai dapat memperbaiki suasana hati, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengurangi kecemasan akibat insecure.

Ingatlah apa saja sesuatu atau kegiatan yang membuat Anda bahagia, tetapi akhirnya jarang dilakukan karena terperangkap dalam rasa insecure. Misalnya dengan melakukan hobi, pergi jalan-jalan, olahraga, yoga, mencoba berbagai makanan baru, dan lain-lain.

4. Temukan Kelebihan dan Keunikan yang Anda Miliki

Setiap manusia memiliki karakteristik dan kepribadian berbeda-beda. Hal inilah yang membuat manusia adalah makhluk unik karena memiliki cara tersendiri dalam menjalani kehidupannya, termasuk caranya dalam menyelesaikan masalah, berpikir kreatif, atau saat melakukan sesuatu.

Sebab setiap manusia itu unik, sebenarnya Anda pun merupakan pribadi yang unik dan pasti memiliki kelebihan. Cobalah fokus mengingat berapa banyak orang tertolong karena Anda, atau bahkan bisa jadi Anda melakukan banyak hal baik meskipun sepele tetapi tak disadari.

Maka dari itu, cobalah temukan keunikan sekaligus kelebihan pada diri Anda karena lebih bermanfaat daripada hanya melihat kekurangannya saja. Sadarilah bahwa Anda pun berharga bagi orang lain karena kelebihan dan keunikan tersebut.

5. Jauhi Orang-orang yang Menimbulkan Rasa Insecure

Ketika Anda merasa insecure, hal paling penting agar tidak semakin melukai batin adalah dengan menjauhi orang-orang atau penyebab munculnya rasa insecure.

Tinggalkan orang-orang toxic yang selalu berusaha untuk menjatuhkan. Sebab, apapun yang Anda lakukan tak akan pernah benar di mata mereka, sehingga tetap saja melontarkan berbagai cemoohan maupun komentar negatif terhadap Anda.

Temukan lingkungan pertemanan yang mampu mendukung tanpa menjatuhkan Anda apapun keadaannya. Hidup dikelilingi oleh orang-orang perhatian dan tidak sembarang berkomentar negatif dapat mengurangi perasaan insecure. Maka dari itu, saat insecure cobalah mencari seseorang yang mau mendengarkan sekaligus menjadi tempat nyaman untuk bertukar isi pikiran.

6. Jangan Terus Menyalahkan Diri

Terus menyalahkan diri sendiri justru dapat meningkatkan gangguan kecemasan dan ketakutan untuk mencoba hal baru. Maka dari itu, ketika Anda sedang mengalami insecure sebaiknya berhentilah untuk terus menyalahkan diri.

Setiap peristiwa pasti ada pelajaran berharga di baliknya. Rasanya sangat cemas ketika melakukan kesalahan, sehingga susah untuk melawan pikiran-pikiran negatif. Cobalah mengambil sisi positif agar dapat belajar dari kesalahan tersebut, sekaligus belajar cara menemukan solusi terbaik daripada terus menyalahkan diri sendiri.

7. Berikan Apresiasi kepada Diri Sendiri ketika Berhasil Melawan Rasa Insecure

Insecure membuat seseorang menjadi tidak nyaman setiap kali menjalani hidup. Perasaan cemas, takut akan kegagalan, rasa tidak nyaman dan aman, maupun adanya pikiran negatif yang bertumpuk sering menghantui sampai membuat depresi. Namun, ketika Anda berhasil melawan rasa insecure, berikanlah apresiasi kepada diri sendiri karena sudah berjuang keras melawannya.

Self reward merupakan suatu bentuk apresiasi diri ketika telah berhasil berjuang demi sebuah pencapaian, salah satunya saat melawan insecure. Meskipun hal ini sepele bagi orang lain, tetapi Anda pantas mendapatkannya karena telah berhasil melawan insecure. Lagipula, pencapaian setiap orang berbeda-beda, maka lebih baik bersikap menghargai atas perjuangan seseorang dalam mencapai suatu hal.

Melakukan self reward dapat dengan cara sederhana. Misalnya dengan makan makanan kesukaan, pergi berlibur, fokus melakukan me time, dan lain-lain.

8. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Berhentilah membandingkan diri dengan orang lain karena akan semakin memperparah perasaan insecure tersebut. Bagaimanapun juga, Anda terlahir ke dunia karena pasti sangat berharga, meskipun saat ini belum menyadarinya. 

Berhentilah membandingkan diri dengan orang lain, padahal sebenarnya Anda memiliki kelebihan dan keunikan karakter yang belum tentu dimiliki orang tersebut. Cobalah untuk lebih fokus terhadap diri sendiri, supaya lebih menyadari bahwa Anda pun memiliki banyak kebaikan dalam diri yang harus lebih disadari.

9. Andalkan Diri Sendiri, Kurangi Terlalu Banyak Bergantung pada Orang Lain

Manusia merupakan makhluk sosial dan pasti membutuhkan manusia lainnya untuk melakukan interaksi, maupun saling membantu saat sedang kesusahan. Namun, bergantunglah kepada orang lain sewajarnya saja dan tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi agar tak menyakiti diri sendiri.

Terlalu banyak bergantung pada orang lain membuat Anda menjadi takut akan tantangan kehidupan. Sehingga, hal ini lah yang membuat Anda takut mencoba hal baru, cemas karena susah memikirkan penyelesaian suatu masalah, maupun tak percaya pada kemampuan sendiri.

Maka dari itu, mulailah untuk tidak terlalu bergantung apalagi memasang ekspektasi terlalu tinggi pada orang lain. Cobalah untuk percaya pada kemampuan sendiri sekaligus mencoba melawan kecemasan, lalu yakinlah bahwa Anda bisa melakukannya.

10. Cobalah Keluar dari Zona Nyaman dan Mengubah Perspektif pada Apapun

Perasaan insecure membuat seseorang jadi takut keluar dari zona nyaman, serta kurang bisa dalam melihat sesuatu melalui perspektif atau sudut pandang berbeda. Hal inilah yang membuatnya jadi enggan untuk mencoba hal baru karena takut gagal, tidak ingin salah, bahkan hal ini juga menyebabkannya tak berkembang sekaligus mudah cemas.

Mencoba melakukan sesuatu yang lebih menantang akan membuat Anda keluar dari zona nyaman sekaligus mengatasi insecure. Dengan begitu, Anda akan mampu melihat dunia dari sudut pandang berbeda.

Hilangkan rasa takut mencoba hal baru. Berpikirlah positif terhadap apapun agar tidak memperparah perasaan insecure Anda.

Itulah cara mengatasi perasaan insecure. Mengatasinya memang tidak instan, tetapi ketika Anda sudah berani mencoba menerapkannya, perlahan akan mengurangi perasaan insecure tersebut. Hal paling penting adalah cobalah memulai dengan melakukan self love.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.